• Artikel

    Ph Meter

  • Artikel

    Light Meter

  • Artikel

    Moisture Meter

  • Tuesday, 31 May 2016

    Tabung Reaksi,Viscometer,Analytical Balance,Moisture Meter,Ph Meter,Oven Binder,Mikroskop Siswa,Mikroskop Binokuler,Oven Memmert

    Pengertian dan Fungsi Gelas Kimia

    Gelas Kimia adalah  tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi, misalnya reaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri. Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5.0 Liter. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif). Gelas Kimia dapat terbuat dari kaca umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik.Gelas Kimia yang digunakan untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang reaktivitasnya rendah.

    Tersedia berbagai ukuran gelas beker diantaranya: 50 ml, 100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml, dan 2000 ml. Fungsi dari gelas kimia diantaranya ;

    1. Sebagai tempat mereaksikan bahan kimia.
    2. Membuat larutan, untuk menempatkan larutan.
    3. Menampung bahan kimia berupa larutan, padatan, pasta ataupun tepung.
    4. Melarutkan bahan dan memanaskan bahan.

    02186906782 (Tia) Pengertian dan Fungsi Gelas Kimia

    Posted at  10:11:00  |  in    |  Read More»

    Tabung Reaksi,Viscometer,Analytical Balance,Moisture Meter,Ph Meter,Oven Binder,Mikroskop Siswa,Mikroskop Binokuler,Oven Memmert

    Pengertian dan Fungsi Gelas Kimia

    Gelas Kimia adalah  tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi, misalnya reaksi/reagen untuk analisis kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisis titrimetri/volumetri. Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5.0 Liter. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif). Gelas Kimia dapat terbuat dari kaca umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik.Gelas Kimia yang digunakan untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang reaktivitasnya rendah.

    Tersedia berbagai ukuran gelas beker diantaranya: 50 ml, 100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml, dan 2000 ml. Fungsi dari gelas kimia diantaranya ;

    1. Sebagai tempat mereaksikan bahan kimia.
    2. Membuat larutan, untuk menempatkan larutan.
    3. Menampung bahan kimia berupa larutan, padatan, pasta ataupun tepung.
    4. Melarutkan bahan dan memanaskan bahan.

    Friday, 27 May 2016


    Tabung Reaksi,Ph Meter,Water Quality Checker,Viscometer,Piknometer,Dissolved Oxygen Meter,Ph Spear,Laboratory Tools,Oven Memmert,Incubator Laboratory

    Fungsi Tabung Reaksi

    Tabung Reaksi (Test Tube) adalah sebuah tabung yang terbuat dari kaca atau plastic khusus yang dapat menahan perubahan temperature dan tahan terhadap reaksi kimia.Tabung Reaksi terdiri dari berbagai jenis dan ukuran,ada yang memiliki penutup pada atasnya dan ada yang tidak menggunakan penutup.

    Tabung Reaksi biasanya digunakan sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia dan juga dapat digunakan untuk tempat perkembangbiakan mikroba dalam medium cair.Tabung Reaksi terbuat dari kaca yang bening,sehingga proses kimia dalam tabung ini dapat terlihat jelas oleh analisis.

    Dalam Laboratorium,untuk mempermudah dalam penggunaan Tabung Reaksi,biasanya digunakan juga rak Tabung Reaksi dan penjepit Tabung Reaksi.Dalam Proses analisa kimia,Tabung Reaksi sangat diperlukan dalam melakukan suatu analisa terhadap zat.


    Setelah penggunaan,Tabung reaksi dapat dibersihkan dengan sikat  dan pipet.

    02186906782 (Tia) Fungsi Tabung Reaksi

    Posted at  10:41:00  |  in    |  Read More»


    Tabung Reaksi,Ph Meter,Water Quality Checker,Viscometer,Piknometer,Dissolved Oxygen Meter,Ph Spear,Laboratory Tools,Oven Memmert,Incubator Laboratory

    Fungsi Tabung Reaksi

    Tabung Reaksi (Test Tube) adalah sebuah tabung yang terbuat dari kaca atau plastic khusus yang dapat menahan perubahan temperature dan tahan terhadap reaksi kimia.Tabung Reaksi terdiri dari berbagai jenis dan ukuran,ada yang memiliki penutup pada atasnya dan ada yang tidak menggunakan penutup.

    Tabung Reaksi biasanya digunakan sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia dan juga dapat digunakan untuk tempat perkembangbiakan mikroba dalam medium cair.Tabung Reaksi terbuat dari kaca yang bening,sehingga proses kimia dalam tabung ini dapat terlihat jelas oleh analisis.

    Dalam Laboratorium,untuk mempermudah dalam penggunaan Tabung Reaksi,biasanya digunakan juga rak Tabung Reaksi dan penjepit Tabung Reaksi.Dalam Proses analisa kimia,Tabung Reaksi sangat diperlukan dalam melakukan suatu analisa terhadap zat.


    Setelah penggunaan,Tabung reaksi dapat dibersihkan dengan sikat  dan pipet.

    Thursday, 26 May 2016

    Mikroskop Binokuler,Mikroskop Siswa,Analytical Balance,Refraktometer,Oven Laboratorium,Incubator Laboratorium,Griffin Beker,Viscometer,Tabung Reaksi,Ph Meter

    Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya



    -      Lensa Okuler,berfungsi untuk membperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif.

    -   Tombol pengatur focus kasar,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara cepat.

    -    Tombol pengatur focus halus,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara lambat,sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara lambat.

    -  Tabung mikroskop,berfungsi untuk mengatur focus sehingga bisa dinaikan dan diturunkan.

    -       Revolver,berfungsi untuk memilah lensa objektif yang akan digunakan.

    -     Lensa objek,berfungsi unutk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati.Pada dasranya ada 3 lensa objektif dengan perbesaran 4x,10x dan 40x.

    -          Lengan Mikroskop,berfungsi untuk pegangan ketika membawa mikroskop.

    -          Meja Preparat,berfungsi untuk meletakan benda (objek) yang diamati.

    -          Penjepit objek glass,berfungsi untuk menjepit preparat diatas meja.

    -       Kondensor merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpukan cahaya yang masuk dalam mikroskop.

    -    Diafragma berupa lubang-lubang yang berukuran dari kecil hingga selebar lubang pada meja objek.

    -   Reflektor/cermin,berfungsi unutk memantulkan dan mengarahkan cahaya kedalam mikroskop.


    Kami menjual Mikroskop laboratorium dan Alat Laboratorium lainnya,Hubungi :

    Telp : 021 8690 6782 
    Fax : 021 8690 6781
    Phone : 0816 1740 8900
    Email : sales@anm.co.id

    02186906782 (Tia) Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya

    Posted at  09:57:00  |  in    |  Read More»

    Mikroskop Binokuler,Mikroskop Siswa,Analytical Balance,Refraktometer,Oven Laboratorium,Incubator Laboratorium,Griffin Beker,Viscometer,Tabung Reaksi,Ph Meter

    Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya



    -      Lensa Okuler,berfungsi untuk membperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif.

    -   Tombol pengatur focus kasar,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara cepat.

    -    Tombol pengatur focus halus,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara lambat,sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara lambat.

    -  Tabung mikroskop,berfungsi untuk mengatur focus sehingga bisa dinaikan dan diturunkan.

    -       Revolver,berfungsi untuk memilah lensa objektif yang akan digunakan.

    -     Lensa objek,berfungsi unutk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati.Pada dasranya ada 3 lensa objektif dengan perbesaran 4x,10x dan 40x.

    -          Lengan Mikroskop,berfungsi untuk pegangan ketika membawa mikroskop.

    -          Meja Preparat,berfungsi untuk meletakan benda (objek) yang diamati.

    -          Penjepit objek glass,berfungsi untuk menjepit preparat diatas meja.

    -       Kondensor merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpukan cahaya yang masuk dalam mikroskop.

    -    Diafragma berupa lubang-lubang yang berukuran dari kecil hingga selebar lubang pada meja objek.

    -   Reflektor/cermin,berfungsi unutk memantulkan dan mengarahkan cahaya kedalam mikroskop.


    Kami menjual Mikroskop laboratorium dan Alat Laboratorium lainnya,Hubungi :

    Telp : 021 8690 6782 
    Fax : 021 8690 6781
    Phone : 0816 1740 8900
    Email : sales@anm.co.id

    Mikroskop Binokuler,Mikroskop Siswa,Analytical Balance,Refraktometer,Oven Laboratorium,Incubator Laboratorium,Griffin Beker,Viscometer,Tabung Reaksi,Ph Meter

    Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya


    -    Lensa Okuler,berfungsi untuk membperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif.
    -   Tombol pengatur focus kasar,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara cepat.
    -  Tombol pengatur focus halus,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara lambat,sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara lambat.
    -      Tabung mikroskop,berfungsi untuk mengatur focus sehingga bisa dinaikan dan diturunkan.
    -  Revolver,berfungsi untuk memilah lensa objektif yang akan digunakan.
    -     Lensa objek,berfungsi unutk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati.Pada dasranya ada 3 lensa objektif dengan perbesaran 4x,10x dan 40x.
    -          Lengan Mikroskop,berfungsi untuk pegangan ketika membawa mikroskop.
    -          Meja Preparat,berfungsi untuk meletakan benda (objek) yang diamati.
    -          Penjepit objek glass,berfungsi untuk menjepit preparat diatas meja.
    -      Kondensor merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpukan cahaya yang masuk dalam mikroskop.
    -     Diafragma berupa lubang-lubang yang berukuran dari kecil hingga selebar lubang pada meja objek.

    -        Reflektor/cermin,berfungsi unutk memantulkan dan mengarahkan cahaya kedalam mikroskop.

    02186906782 (Tia) Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya

    Posted at  09:57:00  |  in    |  Read More»

    Mikroskop Binokuler,Mikroskop Siswa,Analytical Balance,Refraktometer,Oven Laboratorium,Incubator Laboratorium,Griffin Beker,Viscometer,Tabung Reaksi,Ph Meter

    Bagian-bagian Mikroskop Binokuler Beserta Fungsinya


    -    Lensa Okuler,berfungsi untuk membperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif.
    -   Tombol pengatur focus kasar,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara cepat.
    -  Tombol pengatur focus halus,berfungsi untuk mencari focus bayangan objek secara lambat,sehingga tabung mikroskop naik dan turun secara lambat.
    -      Tabung mikroskop,berfungsi untuk mengatur focus sehingga bisa dinaikan dan diturunkan.
    -  Revolver,berfungsi untuk memilah lensa objektif yang akan digunakan.
    -     Lensa objek,berfungsi unutk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati.Pada dasranya ada 3 lensa objektif dengan perbesaran 4x,10x dan 40x.
    -          Lengan Mikroskop,berfungsi untuk pegangan ketika membawa mikroskop.
    -          Meja Preparat,berfungsi untuk meletakan benda (objek) yang diamati.
    -          Penjepit objek glass,berfungsi untuk menjepit preparat diatas meja.
    -      Kondensor merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpukan cahaya yang masuk dalam mikroskop.
    -     Diafragma berupa lubang-lubang yang berukuran dari kecil hingga selebar lubang pada meja objek.

    -        Reflektor/cermin,berfungsi unutk memantulkan dan mengarahkan cahaya kedalam mikroskop.

    Wednesday, 25 May 2016

    Ph Meter,Ph Scale,Digital Ph Meter,Salt Meter,Water Quality Checker,Water Ph Tester,Moisture Meter,Moisture Analyzer,Dissolved Oxygen Meter,Dissolved Oxygen

    Bagaimana pH Meter Bekerja ?

    Prinsip kerja pH meter adalah didasarkan pada potensial elektro kimia yang terjadi antara larutan yang terdapat di dalam elektroda gelas yang telah diketahui dengan larutan yang terdapat di luar elektroda gelas yang tidak diketahui. Hal ini dikarenakan lapisan tipis dari gelembung kaca akan berinteraksi dengan ion hidrogen yang ukurannya relatif kecil dan aktif.

    Elektroda gelas tersebut akan mengukur potensial elektrokimia dari ion hidrogen atau di istilahkan dengan potential of hidrogen. Untuk melengkapi sirkuit elektrik dibutuhkan suatu elektroda pembanding. Sebagai catatan, alat tersebut tidak mengukur arus tetapi hanya mengukur tegangan.

    Skema elektroda pH meter akan mengukur potensial listrik antara Merkuri Klorid (HgCl) pada elektroda pembanding dan potassium chloride (KCl) yang merupakan larutan didalam gelas elektroda serta petensial antara larutan dan elektroda perak. Tetapi potensial antar asampel yang tidak diketahui dengan elektroda gelas dapat berubah tergantung sampelnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan kalibrasi dengan menggunakan larutan yang equivalent yang lainnya untuk menetapkan nilai pH.

    Elektroda pembanding calomel terdiri dari tabung gelas yang berisi potassium kloride (KCl) yang merupakan elektrolit yang berinteraksi dengan HgCl diujung larutan KCl. Tabung gelas ini mudah pecah sehingga untuk menghubungkannya digunakan keramik berpori atau bahan sejenisnya.

    Elektroda semacam ini tidak mudah terkontaminasi oleh logam dan unsure natrium.Elektroda gelas terdiri dari tabung kaca yang kokoh dan tersambung dengan gelembung kacayang tipis. Di dalamnnya terdapat larutan KCl yang buffer ph 7. Elektroda perak yang ujungnya merupakan perak kloride (AgCl2) dihubungkan ke dalam larutan tersebut.


    Untuk meminimalisir pengaruh elektrik yang tidak diinginkan, alat tersebut dilindungi oleh suatu lapisan kertas pelindung yang biasanya terdapat di bagian dalam elektroda gelas. Pada kebanyakan pH meter modern sudah dilengkapi dengan thermistor temperature, yakni suatu alat untuk mengkoreksi pengaruh temperature. Antara elektroda pembanding dengan elektroda gelas sudah disusun dalam satu kesatuan.

    02186906782 (Tia) Bagaimana pH Meter Bekerja ?

    Posted at  10:38:00  |  in    |  Read More»

    Ph Meter,Ph Scale,Digital Ph Meter,Salt Meter,Water Quality Checker,Water Ph Tester,Moisture Meter,Moisture Analyzer,Dissolved Oxygen Meter,Dissolved Oxygen

    Bagaimana pH Meter Bekerja ?

    Prinsip kerja pH meter adalah didasarkan pada potensial elektro kimia yang terjadi antara larutan yang terdapat di dalam elektroda gelas yang telah diketahui dengan larutan yang terdapat di luar elektroda gelas yang tidak diketahui. Hal ini dikarenakan lapisan tipis dari gelembung kaca akan berinteraksi dengan ion hidrogen yang ukurannya relatif kecil dan aktif.

    Elektroda gelas tersebut akan mengukur potensial elektrokimia dari ion hidrogen atau di istilahkan dengan potential of hidrogen. Untuk melengkapi sirkuit elektrik dibutuhkan suatu elektroda pembanding. Sebagai catatan, alat tersebut tidak mengukur arus tetapi hanya mengukur tegangan.

    Skema elektroda pH meter akan mengukur potensial listrik antara Merkuri Klorid (HgCl) pada elektroda pembanding dan potassium chloride (KCl) yang merupakan larutan didalam gelas elektroda serta petensial antara larutan dan elektroda perak. Tetapi potensial antar asampel yang tidak diketahui dengan elektroda gelas dapat berubah tergantung sampelnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan kalibrasi dengan menggunakan larutan yang equivalent yang lainnya untuk menetapkan nilai pH.

    Elektroda pembanding calomel terdiri dari tabung gelas yang berisi potassium kloride (KCl) yang merupakan elektrolit yang berinteraksi dengan HgCl diujung larutan KCl. Tabung gelas ini mudah pecah sehingga untuk menghubungkannya digunakan keramik berpori atau bahan sejenisnya.

    Elektroda semacam ini tidak mudah terkontaminasi oleh logam dan unsure natrium.Elektroda gelas terdiri dari tabung kaca yang kokoh dan tersambung dengan gelembung kacayang tipis. Di dalamnnya terdapat larutan KCl yang buffer ph 7. Elektroda perak yang ujungnya merupakan perak kloride (AgCl2) dihubungkan ke dalam larutan tersebut.


    Untuk meminimalisir pengaruh elektrik yang tidak diinginkan, alat tersebut dilindungi oleh suatu lapisan kertas pelindung yang biasanya terdapat di bagian dalam elektroda gelas. Pada kebanyakan pH meter modern sudah dilengkapi dengan thermistor temperature, yakni suatu alat untuk mengkoreksi pengaruh temperature. Antara elektroda pembanding dengan elektroda gelas sudah disusun dalam satu kesatuan.

    Monday, 23 May 2016

    Laboratory Condenser,Mikroskop Siswa,Refractometer,Ph Meter,Ph Scale,Tabung Reaksi,Piknometer,Soil Meter,Oven Binder,Water Quality Checker

    Laboratory Condenser

    Laboratory Condenser adalah peralatan yang digunakan untuk menyingkat waktu dalam melakukan proses mengubah fisik gas menjadi cair.Dalam laboratorium,condenser biasa digunakan dalam proses destilisasi,dimana uap panas harus dikumpulkan kembali ke dalam cairan.Hal ini juga digunakan untuk refluks,yang berfungsi untuk memastikan pelarut yang digunakan tidak mendidih dan menguap/pergi.

    Konfigurasi dari peralatan laboratorium yang melibatkan kondensor banyak dan bervariasi, untuk menutupi pelarut rendah dan tinggi titik didih, pemisahan sederhana dan kompleks, dll Beberapa jenis proses yang umum didasarkan pada perubahan keadaan fisik yang disediakan oleh kondensor dapat dengan mudah dijelaskan, termasuk sederhana evaporasi atau "pelarut stripping" (penghapusan sebagian besar semua volatil meninggalkan zat terlarut belakang terkonsentrasi hadir dalam solusi asli yang menguap), operasi refluks (di mana tujuannya adalah untuk menampung semua volatil sambil memberikan suhu proses konstan yang dibentuk oleh titik didih sistem pelarut yang digunakan), dan operasi pemisahan / distilasi (di mana pelat teoritis tinggi menyediakan untuk pengiriman selektif dari satu atau lebih mudah menguap komponen dari kompleks "campuran" secara terkendali).


    Arah uap dan kondensat arus dalam kondensor laboratorium yang dipilih untuk masing-masing dapat berbeda (misalnya, menjadi lawan dalam prosedur refluks, dan bersamaan di banyak prosedur distilasi sederhana), seperti halnya arah aliran optimal untuk cairan pendingin, dll semua proses, pemilihan kondensor / desain mengharuskan panas memasuki uap tidak pernah membanjiri kondensor dan mekanisme pendinginan; juga, gradien termal dan material arus didirikan selama transisi gas-cair aspek penting, sehingga sebagai proses peningkatan skala dari laboratorium ke pabrik percontohan dan di luar, desain sistem kondensor menjadi ilmu teknik yang tepat.

    02186906782 (Tia) Apa Itu Laboratory Condenser ?

    Posted at  11:19:00  |  in    |  Read More»

    Laboratory Condenser,Mikroskop Siswa,Refractometer,Ph Meter,Ph Scale,Tabung Reaksi,Piknometer,Soil Meter,Oven Binder,Water Quality Checker

    Laboratory Condenser

    Laboratory Condenser adalah peralatan yang digunakan untuk menyingkat waktu dalam melakukan proses mengubah fisik gas menjadi cair.Dalam laboratorium,condenser biasa digunakan dalam proses destilisasi,dimana uap panas harus dikumpulkan kembali ke dalam cairan.Hal ini juga digunakan untuk refluks,yang berfungsi untuk memastikan pelarut yang digunakan tidak mendidih dan menguap/pergi.

    Konfigurasi dari peralatan laboratorium yang melibatkan kondensor banyak dan bervariasi, untuk menutupi pelarut rendah dan tinggi titik didih, pemisahan sederhana dan kompleks, dll Beberapa jenis proses yang umum didasarkan pada perubahan keadaan fisik yang disediakan oleh kondensor dapat dengan mudah dijelaskan, termasuk sederhana evaporasi atau "pelarut stripping" (penghapusan sebagian besar semua volatil meninggalkan zat terlarut belakang terkonsentrasi hadir dalam solusi asli yang menguap), operasi refluks (di mana tujuannya adalah untuk menampung semua volatil sambil memberikan suhu proses konstan yang dibentuk oleh titik didih sistem pelarut yang digunakan), dan operasi pemisahan / distilasi (di mana pelat teoritis tinggi menyediakan untuk pengiriman selektif dari satu atau lebih mudah menguap komponen dari kompleks "campuran" secara terkendali).


    Arah uap dan kondensat arus dalam kondensor laboratorium yang dipilih untuk masing-masing dapat berbeda (misalnya, menjadi lawan dalam prosedur refluks, dan bersamaan di banyak prosedur distilasi sederhana), seperti halnya arah aliran optimal untuk cairan pendingin, dll semua proses, pemilihan kondensor / desain mengharuskan panas memasuki uap tidak pernah membanjiri kondensor dan mekanisme pendinginan; juga, gradien termal dan material arus didirikan selama transisi gas-cair aspek penting, sehingga sebagai proses peningkatan skala dari laboratorium ke pabrik percontohan dan di luar, desain sistem kondensor menjadi ilmu teknik yang tepat.

    Thursday, 19 May 2016

    Mositure Meter,Ph Meter,Piknometer,Mikroskop Stereo,Tabung Reaksi,Griffin Beaker,Analytical Balance,Oven Memmert,Incubator Laboratorium,Hygrometer

    Tips Merawat Moisture Meter

    Berikut ini adalah beberapa tips / cara untuk merawatMoisture meter anda:

    1) Berat benda yang melebihi ketentuan ukuran maksimal akan mengakibatkan timbangan digital anda sanggup menampilkan bobot barang dengan jelas.Cepat kurangi barang yang lebih dari beban timbangan tersebut untuk melindungi dari kerusakan permanen pada timbangan digital.

    2) 
    Moisture meter memiliki sensor halus, maka jangan perlakukan kasar, goncangan dan getaran.

    3) Perhatikan baterai timbangan digital kamu mempunyai daya dengan cukup. Timbangan digital tidak mampu membaca dengan akurat kalau kekuatan baterai lemah.

    4) Timbangan digital tidak tahan air. Maka jangan menempatkan ditempat yang lembab.

    5) Tampilan angka bobot mungkin akan terpengaruh buat gangguan elektromagnetik dari peralatan elektronik lainnya dengan beroperasi dalam dekat timbangan digital Anda, seperti radio, microwave, ponsel dsb. Bila hal tersebut terjadi, pindahkan alat yang membuat gangguan dan matikan piranti itu.

    6) Pastikanlah timbangan digital Anda berada dalam suhu ruangan dengan normal. Kalau timbangan digital kamu tidak dalam suhu ruangan dengan normal, harap tunggu beberapa waktu sebelum memakainya.

    7) gunakanlah timbangan digital dalam permukaan datar yang rata.

    8) Janganlah menimbang dengan berat yang melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Hal ini dapat merusak ketahanan timbangan digital anda.

    9) Matikanlah timbangan anda jika sudah tidak memakainya lagi karena dengan membiarkan timbangan dalam keadaan menyala terus menerus maka LOADCELL akan bekerja terus menerus pula.

    10) Bersihkan 
    moisture meter anda dari debu dan kotoran lainya. Hal ini dapat mencegah timbulnya pengeroposan pada timbangan digital anda.

    11) Tera timbangan digital anda minimum setahun sekali, untuk mengecek keabsahan timbangan digital anda.

    12)  bacalah buku panduan timbangan digital anda sebelum anda memakainya. Dengan menggunakan sesuai aturan dapat membuat timbangan digital anda lebih awet.

    02186906782 (Tia) Tips Merawat Moisture Meter

    Posted at  09:09:00  |  in    |  Read More»

    Mositure Meter,Ph Meter,Piknometer,Mikroskop Stereo,Tabung Reaksi,Griffin Beaker,Analytical Balance,Oven Memmert,Incubator Laboratorium,Hygrometer

    Tips Merawat Moisture Meter

    Berikut ini adalah beberapa tips / cara untuk merawatMoisture meter anda:

    1) Berat benda yang melebihi ketentuan ukuran maksimal akan mengakibatkan timbangan digital anda sanggup menampilkan bobot barang dengan jelas.Cepat kurangi barang yang lebih dari beban timbangan tersebut untuk melindungi dari kerusakan permanen pada timbangan digital.

    2) 
    Moisture meter memiliki sensor halus, maka jangan perlakukan kasar, goncangan dan getaran.

    3) Perhatikan baterai timbangan digital kamu mempunyai daya dengan cukup. Timbangan digital tidak mampu membaca dengan akurat kalau kekuatan baterai lemah.

    4) Timbangan digital tidak tahan air. Maka jangan menempatkan ditempat yang lembab.

    5) Tampilan angka bobot mungkin akan terpengaruh buat gangguan elektromagnetik dari peralatan elektronik lainnya dengan beroperasi dalam dekat timbangan digital Anda, seperti radio, microwave, ponsel dsb. Bila hal tersebut terjadi, pindahkan alat yang membuat gangguan dan matikan piranti itu.

    6) Pastikanlah timbangan digital Anda berada dalam suhu ruangan dengan normal. Kalau timbangan digital kamu tidak dalam suhu ruangan dengan normal, harap tunggu beberapa waktu sebelum memakainya.

    7) gunakanlah timbangan digital dalam permukaan datar yang rata.

    8) Janganlah menimbang dengan berat yang melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Hal ini dapat merusak ketahanan timbangan digital anda.

    9) Matikanlah timbangan anda jika sudah tidak memakainya lagi karena dengan membiarkan timbangan dalam keadaan menyala terus menerus maka LOADCELL akan bekerja terus menerus pula.

    10) Bersihkan 
    moisture meter anda dari debu dan kotoran lainya. Hal ini dapat mencegah timbulnya pengeroposan pada timbangan digital anda.

    11) Tera timbangan digital anda minimum setahun sekali, untuk mengecek keabsahan timbangan digital anda.

    12)  bacalah buku panduan timbangan digital anda sebelum anda memakainya. Dengan menggunakan sesuai aturan dapat membuat timbangan digital anda lebih awet.

    About-Privacy Policy-Contact us
    Copyright © 2016 alatlabor.com. Blogger Template by Bloggertheme9
    Published..Blogger Templates. Powered by Blogger.
    back to top
    FreeWebSubmission.com